Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan taklimat kepada para peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi serta sinergi TNI–Polri dalam menjaga stabilitas nasional dan mendukung agenda prioritas pemerintah tahun 2026.
Rapim TNI–Polri tersebut diikuti oleh lebih dari 650 peserta yang terdiri atas jajaran pimpinan TNI dan Polri, serta dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Kehadiran lintas institusi ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam mempererat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga negara.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya soliditas, profesionalisme, serta kerja sama yang berkelanjutan antara TNI dan Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional. Sinergi yang kuat dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan strategis, baik di bidang pertahanan, keamanan, maupun stabilitas sosial dan politik.
Melalui Rapim TNI–Polri 2026, diharapkan terumuskan langkah-langkah konkret guna memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan aparat keamanan dalam mendukung pembangunan nasional serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sumber: BPMI Setpres
