Jakarta Barat, Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan tinggi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas peran aktifnya dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai menangani masalah krusial bagi kesejahteraan bangsa.
Apresiasi ini disampaikan saat peresmian dan groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta peresmian 18 gudang ketahanan pangan Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat. Presiden menyebut langkah Polri sebagai inisiatif penting meski berada di luar tugas pokok kepolisian.
“Keamanan dan ketertiban sesungguhnya tercipta ketika masyarakat merasa aman dan sejahtera. Dan keamanan yang utama adalah aman dari lapar,” ujar Presiden Prabowo, menekankan pentingnya program MBG bagi masyarakat, terutama keluarga kurang mampu.
Hingga kini, Polri telah mengoperasikan 411 SPPG, 162 persiapan operasional, 499 sedang dibangun, dan 107 berada di tahap groundbreaking. Hadir mendampingi Presiden sejumlah pejabat negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta kepala lembaga terkait lainnya.
—
2. Polri Dapat Pujian Presiden Prabowo, Program MBG Dorong Kesejahteraan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto memuji Kepolisian Republik Indonesia atas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai sebagai langkah strategis dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam acara peresmian 1.179 SPPG dan 18 gudang ketahanan pangan Polri di Jakarta Barat, Presiden menekankan bahwa kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo menunjukkan pemahaman luas tentang keamanan yang meliputi kesejahteraan rakyat.
“Semakin Polri dekat dengan rakyat, semakin rakyat mencintai institusi ini, dan negara kita semakin aman, tertib, serta kuat,” kata Presiden. Program MBG ini menjadi upaya konkret untuk menjamin ketersediaan gizi bagi keluarga, terutama mereka yang membutuhkan.
Kehadiran pejabat tinggi negara lainnya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam mendukung program ini, termasuk Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Kepala BPOM Taruna Ikrar.
Tim Redaksi
