Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, menegaskan bahwa kekuatan pertahanan udara nasional tidak semata-mata ditentukan oleh kecanggihan alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga oleh kesiapan dan disiplin prajurit dalam menjalankan setiap tahapan tugas.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan alutsista di Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Malang, Minggu (15/2/2026). Kunjungan ini dilakukan bersama jajaran Kemenko Polkam guna memastikan kesiapan personel dan alutsista TNI Angkatan Udara dalam kondisi optimal.
Menurutnya, dalam lingkungan penerbangan militer, satu kelalaian kecil dapat berdampak strategis, bukan hanya secara teknis tetapi juga terhadap keamanan nasional. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, mengingat perannya dalam mengoordinasikan kesiapan TNI, Polri, BIN, serta sejumlah kementerian terkait.
“Kita harus siap dalam kondisi apa pun, karena dinamika geopolitik saat ini tidak menentu. Kesiapan angkatan udara menjadi mutlak,” ujarnya saat memberikan arahan di Skuadron 32.
Menko Polkam juga mengingatkan seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara agar terus meningkatkan kesiapan fisik maupun penguasaan alutsista, sehingga dapat menjalankan tugas secara maksimal ketika dibutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut meninjau sejumlah alutsista strategis yang menjadi andalan pangkalan, antara lain pesawat angkut Lockheed C-130 Hercules, CASA C-212, serta pesawat tempur Embraer EMB 314 Super Tucano. Ketiga jenis pesawat ini memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas pasukan, operasi militer, hingga penanganan bencana.
Menko Polkam juga mengapresiasi kontribusi TNI AU dalam membantu penanganan bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang dinilai berjalan cepat dan efektif.
Sementara itu, Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas prajurit serta dukungan fasilitas pangkalan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan optimal.
Menutup arahannya, Menko Polkam menegaskan pentingnya membangun TNI yang kuat, didukung anggaran memadai, kesiapan personel, serta alutsista yang prima demi menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa.
Sumber: Siaran Pers Kemenko Polkam
Editor : Tim Redaksi
