Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diproyeksikan menjadi salah satu destinasi utama selama libur Lebaran 2026 dengan estimasi mencapai 8,2 juta pergerakan orang, menempatkannya di posisi keempat secara nasional.
Dudy Purwagandhi menekankan bahwa lonjakan pergerakan ini tidak hanya meliputi arus mudik, tetapi juga wisata, sehingga kesiapan fasilitas transportasi seperti terminal, stasiun, bandara, serta layanan pengumpan menjadi hal krusial untuk memastikan mobilitas berlangsung aman, lancar, dan terkendali.
Puncak tekanan diperkirakan akan terjadi di Stasiun Tugu Yogyakarta Yogyakarta”], Stasiun Lempuyangan dan Bandara Yogyakarta International Airport, dengan kemungkinan kepadatan di koridor perkotaan seperti Malioboro. Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan mendorong pengendalian lalu lintas terpadu, termasuk pengoperasian tol fungsional Prambanan–Purwomartani, guna meredam kemacetan saat puncak arus mudik dan balik.
Tim Redaksi
