Strategi Digital dan Kearifan Lokal Jadi Kunci Penguatan Pariwisata Madura Raya

Potensi pariwisata di kawasan Madura Raya dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai destinasi unggulan nasional. Namun, pengembangannya memerlukan strategi pemasaran yang terintegrasi, adaptif terhadap perkembangan digital, serta tetap mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal.

Hal tersebut menjadi fokus penelitian disertasi yang diajukan Raden Khaeru Ahmadi melalui proposal berjudul Citra Destinasi sebagai Mediasi Pengaruh Local Wisdom, Social Media Marketing, dan Daya Tarik terhadap Minat Berkunjung Wisatawan ke Destinasi Wisata di Madura Raya.

Penelitian ini menekankan pentingnya pembangunan citra destinasi sebagai faktor strategis dalam meningkatkan minat kunjungan wisatawan di tengah persaingan industri pariwisata yang semakin ketat.

Khaeru Ahmadi menjelaskan, kearifan lokal, promosi melalui media sosial, dan daya tarik wisata tidak akan memberikan hasil optimal tanpa mampu membangun persepsi positif di benak calon wisatawan.

Menurutnya, perilaku wisatawan saat ini tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi fisik destinasi, tetapi juga pengalaman digital yang diperoleh sebelum melakukan perjalanan. Media sosial telah menjadi sumber informasi utama yang membentuk persepsi awal terhadap suatu daerah tujuan wisata.

Oleh karena itu, promosi digital perlu diselaraskan dengan identitas budaya lokal agar mampu menghadirkan citra destinasi yang autentik, kuat, dan berkelanjutan.

Dalam penelitian tersebut, Khaeru menguji tiga variabel utama, yakni kearifan lokal, pemasaran media sosial, dan daya tarik wisata terhadap minat berkunjung, dengan citra destinasi sebagai variabel mediasi yang menghubungkan ketiganya.

Secara akademis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian manajemen pemasaran pariwisata melalui model konseptual yang mengintegrasikan promosi digital dengan nilai budaya lokal secara komprehensif.

Sementara secara praktis, hasil penelitian diharapkan menjadi referensi bagi pemerintah daerah, pengelola destinasi, serta pelaku industri pariwisata dalam merumuskan strategi promosi yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Penguatan promosi digital, peningkatan kualitas fasilitas destinasi, serta pelestarian kearifan lokal dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat identitas pariwisata Madura Raya di tingkat nasional maupun internasional.

Selain itu, sebagai bagian dari proses pengumpulan data, Khaeru Ahmadi mengajak masyarakat, khususnya yang berada di luar wilayah Madura Raya, untuk berpartisipasi dengan mengisi kuesioner penelitian. Seluruh data responden dipastikan bersifat rahasia dan hanya digunakan untuk kepentingan akademik.

Partisipasi publik diharapkan dapat memperkaya data penelitian sekaligus mendukung perumusan strategi pengembangan pariwisata Madura Raya yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan di masa mendatang.

 

Tim Redaksi

More From Author

Swadaya Tiga Hari, Jembatan Desa Bringsang Kini Bisa Dilalui Kendaraan Roda Empat

Di Tengah Ramadan, Satgas Marinir Tetap Siaga Jaga Kedaulatan NKRI di Pulau Terluar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *