Jakarta — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri acara Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa yang dirangkaikan dengan Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masa Khidmat 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2). Kehadiran Presiden menjadi simbol kuat komitmen pemerintah dalam memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebangsaan.
Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa MUI memiliki peran yang sangat strategis dan menentukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menilai MUI tidak hanya berfungsi sebagai penjaga moral umat, tetapi juga sebagai pilar penting dalam menjaga persatuan serta memperkokoh fondasi kebangsaan Indonesia.
Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara sebagai kunci utama terciptanya perdamaian dan kemakmuran bangsa. Menurutnya, sepanjang sejarah peradaban manusia, bangsa-bangsa yang mampu mencapai kemajuan dan kesejahteraan adalah bangsa yang berhasil menjaga perdamaian.
“Perdamaian hanya dapat terwujud apabila terdapat persatuan yang kuat antara para pemimpin agama dan pemimpin pemerintahan,” ujar Presiden.
Melalui momentum ini, Presiden berharap MUI dapat terus berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan berbangsa yang harmonis, berkeadilan, dan berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Tim Redaksi
