Manchester – Manchester City meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Fulham pada pekan ke-26 Premier League 2025/2026 di Etihad Stadium, Kamis (12/2/2026) dini hari WIB. Tiga gol tuan rumah seluruhnya tercipta di babak pertama, menegaskan dominasi pasukan Pep Guardiola sejak menit awal pertandingan.
Kemenangan ini membuat City tetap menempel ketat Arsenal di puncak klasemen. The Citizens kini mengoleksi 53 poin di posisi kedua, sementara Fulham tertahan di peringkat ke-12 dengan 34 poin.
Sejak peluit awal dibunyikan, City langsung mengambil inisiatif serangan. Phil Foden membuka ancaman pada menit ke-10, namun sepakannya masih mampu diamankan Bernd Leno. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan melalui penguasaan bola cepat dan distribusi akurat dari lini tengah yang dikomandoi Rodri.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-24. Umpan silang Matheus Nunes yang awalnya mengarah ke Erling Haaland justru memantul dan jatuh di kaki Antoine Semenyo. Tanpa kawalan berarti, Semenyo dengan mudah menaklukkan Leno dari jarak dekat untuk membawa City unggul 1-0.
Hanya berselang enam menit, City menggandakan keunggulan. Dalam skema serangan cepat, Semenyo memberikan assist matang kepada Nico O’Reilly yang dengan tenang menyelesaikan peluang menjadi gol pada menit ke-30.
Fulham berusaha merespons melalui Harry Wilson dan Raul Jimenez. Namun, kiper City Gianluigi Donnarumma tampil sigap dengan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menggagalkan sundulan Jimenez menjelang akhir babak pertama.
City semakin menjauh pada menit ke-39. Foden mengirim umpan terukur kepada Haaland di tepi kotak penalti. Striker asal Norwegia itu melepaskan tembakan mendatar yang bersarang di sudut gawang Fulham, menutup babak pertama dengan skor 3-0.
Memasuki babak kedua, Guardiola melakukan rotasi dengan menarik Haaland dan memasukkan Omar Marmoush. Meski sudah unggul nyaman, City tetap mendominasi penguasaan bola dan menjaga tempo permainan.
Fulham tampil lebih agresif selepas jeda. Emile Smith Rowe dan Wilson sempat menciptakan peluang beruntun, sementara Jimenez mendapat kesempatan emas lewat sundulan pada menit ke-53 yang masih melambung tipis di atas mistar. Namun, solidnya lini belakang City membuat upaya tim tamu tak membuahkan hasil.
City kembali melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga intensitas permainan. Hingga tiga menit waktu tambahan berakhir, tak ada gol tambahan tercipta. Skor 3-0 bertahan hingga laga usai.
Secara statistik, pertandingan berlangsung relatif seimbang dalam jumlah tembakan, yakni 13 berbanding 14. Namun City lebih efektif dengan lima tembakan tepat sasaran dan penguasaan bola mencapai 56 persen. Akurasi operan tinggi, 91 persen, menjadi kunci kontrol permainan tuan rumah.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Manchester City belum menyerah dalam perburuan gelar musim ini. Dengan konsistensi performa dan kedalaman skuad yang mumpuni, tekanan terhadap Arsenal di puncak klasemen dipastikan akan terus berlanjut dalam pekan-pekan mendatang.
Tim Redaksi
