HPN 2026, Polda Metro Jaya Tekankan Peran Pers sebagai Penyeimbang Arus Informasi Media Sosial

Jakarta – Polda Metro Jaya menegaskan pentingnya peran pers sebagai penyeimbang di tengah derasnya arus informasi yang beredar melalui media sosial. Hal tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

 

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, yang diwakili Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, menyatakan bahwa kecepatan penyebaran informasi di era digital memang tidak dapat dihindari. Namun demikian, ia menekankan bahwa akurasi dan proporsionalitas tetap menjadi kekuatan utama pers.

 

“Kecepatan itu penting, tetapi pers harus tetap menjadi penyeimbang dengan menyajikan informasi yang akurat dan proporsional. Media dan kepolisian juga harus mampu beradaptasi dengan perubahan agar tidak tertinggal,” ujar Dekananto di Mapolda Metro Jaya, Februari 2026.

 

Ia menyoroti fenomena akun-akun media sosial yang kerap menyebarkan informasi lebih cepat dibandingkan media arus utama, meski belum tentu terverifikasi kebenarannya. Kondisi ini, menurutnya, dapat membentuk opini publik sebelum fakta yang valid tersampaikan.

 

Karena itu, Dekananto mengingatkan insan pers untuk semakin cermat melakukan verifikasi dan cek ulang (check and recheck) terhadap setiap informasi yang beredar, terutama yang bersumber dari media sosial.

 

“Media online sering kali kalah cepat dengan akun-akun di platform seperti TikTok. Sementara masyarakat sudah lebih dulu terpengaruh oleh framing yang berkembang di media sosial,” jelasnya.

 

Selain itu, ia juga menginstruksikan seluruh jajaran Polda Metro Jaya untuk terus memperkuat sinergi dengan media massa. Kerja sama tersebut dinilai penting agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berkualitas, aktual, dan dapat dipercaya.

 

“Anggota harus terus bersinergi dengan media, sehingga masyarakat mendapatkan berita yang benar-benar berkualitas dan dibutuhkan,” tutupnya.

 

Tim Redaksi

More From Author

Pangkormar Hadiri Rapim TNI AL 2026, Bahas Modernisasi Alutsista dan Penguatan Daya Gentar Maritim

Aksi De(ad)mokrasi II BEM SI Jatim di DPRD Berujung Tanpa Dialog, Lima Tuntutan Disuarakan dari Isu BPJS hingga Kriminalisasi Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *