Polri Dirikan Kelas Darurat, Pastikan Siswa SMP di Sikka Tetap Belajar Pasca Bencana

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepedulian terhadap pendidikan dan kemanusiaan dengan hadir langsung di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), Baskoro Tri Prabowo, melakukan kunjungan ke SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Desa Bu Utara, Kecamatan Tana Wawo, Kabupaten Sikka, pada Senin (16/2/2026).

 

Kunjungan berlangsung sejak pukul 07.53 hingga 08.46 WITA, di mana Wakapolda NTT disambut secara adat oleh masyarakat setempat. Ia didampingi Kapolres Sikka AKBP Bambang Supeno, S.I.K., Wakapolres Sikka Kompol Nofi Posu, S.H., S.I.K., M.H., serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.

 

Plt Kepala SMP Negeri 48 Sa Ate Gaikiu, Maria Astinoli, S.Pd, menjelaskan bahwa sekolah mengalami kerusakan parah akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada 22–25 Januari 2026. Bangunan sekolah roboh sehingga tidak lagi layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

 

Sebagai respons cepat, Polri mendirikan dua unit tenda sebagai ruang kelas darurat agar 52 siswa tetap dapat belajar.

 

“Polri turut merasakan duka atas musibah yang menimpa para guru dan siswa. Kehadiran kami untuk memastikan proses belajar tetap berjalan, meski dalam kondisi darurat,” ujar Wakapolda NTT.

 

Ia menegaskan peran strategis Polri dalam mendukung program sosial pemerintah, termasuk pendataan keluarga miskin ekstrem dan pendampingan masyarakat agar dapat mengakses seluruh bantuan yang tersedia.

 

“Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek harus menjadi garda terdepan dalam memastikan kehadiran negara dirasakan masyarakat,” tambah Wakapolda.

 

Dalam kunjungan tersebut, Polri menyerahkan bantuan pendidikan berupa:

 

1. 100 tas sekolah berisi buku dan alat tulis

2. 2 unit tenda Polri sebagai ruang kelas darurat

3. 4 papan tulis lengkap dengan spidol dan penghapus

4. 100 unit meja dan kursi yang segera disalurkan

 

Kegiatan ini dihadiri Camat Tana Wawo, petugas BPBD Kabupaten Sikka, Penjabat Kepala Desa Bu Utara, tokoh masyarakat, guru, siswa, serta perwakilan masyarakat setempat.

 

Dengan langkah ini, Polri menegaskan komitmennya untuk hadir, peduli, dan bergerak cepat membantu masyarakat, khususnya memastikan hak anak-anak untuk memperoleh pendidikan tetap terpenuhi meski dalam situasi bencana.

 

Tim Redaksi

More From Author

Tinjau Lanud Abdulrachman Saleh, Djamari Tekankan Kesiapan Personel di Atas Segalanya

Kobin “Kopi Cak Bhabin” Jadi Cara Kreatif Polda Jawa Timur Dekatkan Diri dengan Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *